Pemberkatan dan Peresmian Biara SJMJ St. Maria Della Strada di Anfoega, Ghana.
Dalam iringan rasa syukur yang mendalam atas karya dan rahmat Allah yang terus mengalir, pada tanggal 23 Juli 2025, tonggak sejarah baru tercatat dalam perjalanan misi Kongregasi Suster-suster Jesus Maria Joseph (SJMJ). Bertempat di Anfoega, Ghana, rumah biara pertama dari Kongregasi SJMJ di tanah Afrika secara resmi diberkati dan diresmikan. Sesuai dengan ketentuan Kitab Hukum Kanonik (KHK 609 §1 dan KHK 611), pendirian rumah religius ini telah memperoleh persetujuan tertulis dari otoritas Gereja setempat. Maka, lahirlah secara sah rumah biara yang akan menjadi tempat hidup doa, pelayanan, dan perutusan para suster SJMJ di Ghana.
Acara peresmian diawali dengan Perayaan Ekaristi kudus yang khidmat, dipimpin oleh RD. Clement Ashara, Dean (Vikep) Kevikepan Kpando, yang hadir mewakili Bapa Uskup Keuskupan Ho. Dalam homilinya yang penuh inspirasi, beliau menyampaikan harapan besar: “Dengan berdirinya rumah baru ini, semoga para suster senantiasa menjadi rumah bagi peziarah. Seperti dua murid di Emaus yang mengundang Yesus untuk tinggal dan makan bersama mereka, biarlah rumah ini pun menjadi tempat di mana Yesus sungguh-sungguh tinggal dan hadir, menyapa setiap orang yang datang. Hendaknya para suster terus berdoa: ‘Tinggallah bersama kami, ya Tuhan,’ agar mukjizat Ekaristi hidup nyata dalam komunitas ini.”
Biara yang baru diberkati ini diberi nama pelindung St. Maria Della Strada sang Bunda Penunjuk Jalan. Sebuah nama yang menandai semangat misi, penyerahan, dan bimbingan ilahi. Komunitas ini langsung berada di bawah kepemimpinan umum Kongregasi SJMJ yang berpusat di Yogyakarta, Indonesia, serta masuk dalam administrasi paroki St. Petrus dan Paulus Anfoega, Keuskupan Ho.
Perayaan ini juga turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting setempat, termasuk kepala kepolisian Anfoega, perwakilan dari Chip (Raja Lokal), para imam dan suster misionaris Indonesia di Ghana, serta karyawan dan karyawati Rumah Sakit Katolik Anfoega. Dari jajaran SJMJ, hadir pula Sr. Monika Kalangi, SJMJ (Dewan Pimpinan Kongregasi); Sr. Margaretha Toliu, SJMJ (Provinsial Provinsi Manado); Sr. Sandra Supit, SJMJ (Provinsial Provinsi Makassar); dan Sr. Anna Beribe, SJMJ.
Setelah misa kudus, acara dilanjutkan dengan pemberkatan resmi bangunan biara. Sebagai tanda serah terima, kunci rumah diserahkan langsung oleh kontraktor, Bapak Francis, kepada Dewan Pimpinan Kongregasi, yang diwakili oleh Sr. Monika Kalangi, SJMJ. Momen itu menandai awal hidup komunitas religius yang akan menjadi saksi kasih Allah di tanah misi Ghana.
50 Tahun Setia dalam Kasih Allah
Tak hanya merayakan peresmian biara, hari penuh syukur ini juga menjadi momen peringatan istimewa: Jubileum 50 Tahun Hidup Membiara Sr. Laura Palit, SJMJ. Dalam homilinya, RD. Clement Ashara menegaskan bahwa cinta dan kebaikan Allah menjadi nyata ketika manusia mau bekerja sama dengan rahmat-Nya. Kesetiaan Sr. Laura selama 50 tahun merupakan buah dari keterbukaan hatinya terhadap kasih Allah yang tak pernah meninggalkan.
Dalam refleksinya yang menyentuh hati, Sr. Laura bersaksi:
“Saya tidak berjalan sendirian. Tuhan senantiasa berjalan bersama saya. Ia hadir dalam perjuangan, dalam suka dan duka, dalam keheningan doa, dan dalam wajah setiap orang yang saya temui, rekan-rekan komunitas, para mitra kerja, dan umat yang saya layani. Cinta-Nya tidak pernah habis. Ia baik. Kekal abadi kasih setia-Nya.”
Hari itu menjadi tanda bahwa misi tidak mengenal batas: tidak oleh tempat, tidak oleh usia. Baik dalam mendirikan biara baru maupun dalam menghidupi panggilan selama puluhan tahun, semuanya adalah bagian dari karya kasih Tuhan yang agung. Semoga rumah biara SJMJ di Anfoega menjadi mercusuar harapan, tempat doa yang hidup, dan saksi nyata bahwa kasih Tuhan terus berkarya di segala penjuru dunia.
Oleh:

Sr. Mariana Mbasal, SJMJ
Misi tidak mengenal batas.
Anfoega – Ghana, 4 Agustus 2025